Minggu, 18 November 2012
Sore dikota padang
Diposting oleh white butterfly di 03.42 0 komentar
Jumat, 04 November 2011
SEJENAK
Saat sisi hitam yang sedang mendominasi maka rasa menyesal itu begitu
mudahnya keluar secara eksesif, eksplosif, saat ini begitu meluap luap
perasaan benci ini, benci terhadap diri sendiri, kadang juga, maaf,
keaadan yang sekarang ini…..yah, bisa dibilang memang sedang kehabisan
bensin, bensin yang bernama rasa syukur.
Sangat tak menyenangkan bertahan dalam diam, lebih menyiksa dibanding
menahan rasa dalam ketidaknyamanan dan kegelisahan, dan alam bawah sadar
ini mengatakan, sangat merindukan masa masa itu….
meledak ledak, eksplosif, rontaan hati semakin berkecamuk bagai api yang
terkepung dalam ruang gelap dan rapat, tak ada udara, menjadikannya
mati dengan sangat sia sia.
maaf Tuhan, untuk kesekian kalinya hamba bertanya, sampai kapan?????
rasanya lelah dan fuzzy,,,saya ingin istirahat sejenak tuhan,,cuma sejenak dari ujian kehidupan ini,bawa aku ketempat dimana
ada padang rumput hijau yang luuuuaaassss,... pandangi langit biru,
rumput hijau, pohon pohon di kejauhan, suara air, burung, angiiinnn,...meski hanya dalam mimpi
Diposting oleh white butterfly di 07.16 0 komentar
Sabtu, 22 Oktober 2011
PERASAAN
Pernah. Sedang saya alami sekarang. Saya tahu dia tidak sendiri. Saya tahu apa yang saya rasakan mungkin tidak terbalas. Yah, meskipun saya sempat membenci dan tidak terima dengan dengan keadaan seperti ini. Tapi sekarang saya sudah berdamai dengan semua.
Saya berdamai dengan diri saya, dengan perasaan saya, dengan keadaan yang teramat tidak menguntungkan saya.
Saya kembali lagi menjadi saya yang dulu. Saya yang hanya akan memandangnya dari jauh. Saya yang terus berdo'a untuk nya. Saya yang hanya 'menikmatinya' lewat status fb dan ym yang dia buat, meskipun beberapa hari terakhir dia absen. Dan jujur saya mengkhawatirkannya. Saya yang akan bahagia untuknya, meskipun bukan saya yang ada di sampingnya.
Katakan ini semua naif. Bodoh. Tolol. Konyol. Tapi, apa dengan mengumpat saya menjadi lebih bijak? Tidak. Sebab memang 'naif' itulah keadaannya.
*PS: Untuk Tuhan, yang mungkin membaca blog abal-abal saya, saya hanya ingin bilang, "Tuhan, saya kangen dia.. Tapi jangan pertemukan kami, Tuhan.. Biar saya lulus ujian perasaan kali ini. Terima kasih."
SUMBER: http://fayzahiqmah.blogspot.com/2010/06/have-u-ever_02.html
Diposting oleh white butterfly di 01.31 0 komentar
DI DALAM KESENDIRIANKU
Diposting oleh white butterfly di 01.18 0 komentar
HATI YANG TERSISA
***
hmm... waktu itu aku mengetahui namanya dari junior ku yaitu teman baik dia, sebenarnya aku terlalu pengecut untuk bertemu secara langsung dengannya yang memang dasarnya aku terlalu takut mendekati wanita,haha aku memang payah. ujarnya sambil tertawa getir.
"aku punya alasan jelas tadi. kertas kamu yang jatuh bertebaran oleh angin."
"eeh...iya." aku menambah senyum disudut bibir.
sedang dia sedikit sumringah sambil tertawa renyah.
hah,tawa itu...persis milik kak fazy.tapi..."
"oh..iya nama gadis itu Chika, tepatnya Chika Ayuri."
apa?!itu benar nama panjang ku, tapi apakah mungkin gadis yang dia maksud itu aku, atau mungkin namanya kebetulan sama?akh..aku masih menunggu kelanjutan ceritanya, dan sekarang aku hanya bisa menerka.
sepertinya dia menangkap reaksi wajahku yang berubah menjadi kaget."apakah kamu kenal dengan dia?"tanyanya.
"oh...coba ku ingat dulu mungkin aku pernah dengar nama itu." arghhh..sial aku tidak berani bilang sekarang nama itu juga persis seperti namaku, tapi aku tidak harus terburu-buru barangkali bukan aku orang yang dia maksud.
***
waktu berjalan terus. obrolan kami mengalir begitu saja dan kami tidak menyadari sebentar lagi senja yang sejuk akan datang. mentari sedikit menarik diri ke kaki langit melewati celah dibukit itu. bayang-bayang bukit yang tinggi menapaki jalan-jalan didepan kami. angin semakin sepoi menerpa wajah.sesekali datang angin yang sedikit kencang menerbangkan daun-daun kering ditaman bukit ini. kertas ditanganku tersibak dan selembar lepas dari genggaman. lagi-lagi sosok disampingku menyambanginya. dia berdiri dengan tangkas dan memungutnya. ia memperhatikan tulisanku sebelum mengembalikan. dia tersenyum.
"kamu suka menulis juga ya?" tanyanya setelah duduk dan memberikan tulisanku.
"begitulah, hanya sekedar hobby, untuk mengisi waktu luang selama liburan, tempat ini memberikan aku banyak ide."
"apakah kamu mahasiswi sastra indonesia?" tanyanya.
hmm...akhirnya dia menarik ku sebagai objek pembicaraan saat ini, lucu juga yang daritadi dia bercerita, aku hanya sibuk mendengar dan menyimak nya dengan seksama.
"nggak juga, aku mahsiswi lulusan dari Fakultas MIPA jurusan kimia diuniversitas yang sama dengan kamu, aku hanya sekedar hobby menulis."
"apa?jurusan kimia?chika juga mahasiswa FMIPA waktu dia masih kuliah,barangkali kamu sangat mengenalnya?!".suaranya terdengar sangat bersemangat.
"oh..benarkah?tapi aku benar-benar tidak tahu gadis yang kamu maksud, mungkin dia seniorku semasa kuliah." perasaanku benar-benar tidak karuan dan lagi-lagi aku menyembunyikannya.
"maaf" dia berhenti dan menarik nafas sangat dalam.
"kamu tahu, karena itulah mengapa aku datang kemari, hanya untuk bertemu dengannya, info terakhir yang aku dapatkan dia saat ini sedang berlibur dan ada dikota ini, aku berharap hari ini dia datang dan berada disini. tapi aneh juga, sampai detik ini batang hidungnya belum juga muncul.
pelan-pelan ia bergeser menjauh. matanya menerawang kelangit yang mulai memerah oleh pancaran mars. aku memecah diamnya.
"mungkin aku bisa membantu, ciri-cirinya seperti apa?"
"dulu, terakhir aku melihatnya waktu aku masih kuliah S1 aku melihat fotonya dijejaring sosial Facebook dia memiliki rambut yang ikal, panjangnya melampui bahu, dia tidak pernah berpenampilan dengan rambut lebih panjang, senyumnya manis dengan lesung pipi diwajahnya. kebiasaan lainnya adalah dia suka membaca, dulu aku sering memperhatikan dia menulis waktu SMP, saat dia sedang memikirkan sesuatu tangannya selalu memainkan poninya, yahh...dia selalu dengan tampilan berponi." kenangnya sambil tersenyum.
deg, itu benar-benar aku! wahh..dia memang memperhatikan kebiasaan ku.
"tapi sayang, sejak tadi, aku tidak mendapatkannya ditempat ini, daritadi aku memperhatikan orang-orang disekitar sini, tidak kulihat pada siapapun."
aku lega, syukurlah dia tidak mengenaliku.
kak fazi, kamu betul-betul telah berubah, jauh beda dibandingkan dulu. kamu tahu, aku sebenarnya sangat senang bertemu dengan kamu saat ini, ditempat ini, akhh... seandainya kau katakan ini dari dulu. tapi, tidak mungkin lagi buat sekarang. ujar bathinku
Biarlah dia tidak perlu tahu, bahwa orang yang dia tunggu ada dihadapannya, yang dari tadi mendengar ceritanya, seandainya kamu dulu lebih berani menungkapkannya, dan aku tidak perlu bertahun-tahun menunggu, meredam semua rindu ku selama ini, dan mengubur dalam-dalam perasaan ini, aku tahu bahwa dulu aku sering merasa kamu memperhatikan aku, dan menyimpan perasaan yang sama seperti..akhh..seandainya kamu berani mengungkapkannya. seandainya...seandainya...tapi, aku tidak bisa berbuat apa-apa karena aku saat itu hanya berusaha menjadi pribadi diam.
aku tersentak, tiba-tiba saja dia mengentakkan kursi kami.
"mentari hampir jatuh kecelah bukit itu, perhatikanlah!!!" dengan antusias dia berdiri dan menikmati sepuas-puasnya, tangannya ia lebarkan. matanya ia pejamkan, ia menarik napas sangat dalam, dan menghembuskannya tanpa beban, kemudian ia berbalik kearahku.
"terima kasih ya, kamu telah menjadi temanku hari ini, menikmati senja, meski tanpa dia ada disini."ia tersenyum, senyum yang begitu indah yang dulu sangat aku kagumi.
suara adzan magrib dari sebuah masjid berkumandang. senja telah berlalu. Kami-ternyata-akhirnya menikmati senja berdua.
dari balik tas ranselnya ia mengeluarkan sesuatu, dua kaleng minuman sari jeruk. ia memberikannya satu padaku.
"ini adalah minuman kesukaannya." aku tersenyum geli, melihatnya.
"oh..ya dia juga sangat suka buah jeruk" katanya.
dan..ohh dari sakunya ia mengeluarkan kacamata yang dulu sering dia gunakan. Kak Fazi!!! ups!! kutahan untuk tidak berteriak, karena aku sadar, aku bukan gadis belia lagi dan kini pun aku sudah dibatasi keadaan. dan ternyata dia benar-benar Kak Fazi, seniorku dulu.
akhirnya, dia pamit.
"aku harus terbang kejakarta besok. apakah kamu tinggal disini. aku harap aku bisa bertemu kamu kalau aku liburan lagi kekota ini."katanya
"kebetulan aku sekarang tinggal dijepang karena masih menyelesaikan study masterku diunversitas sana, bersama keluargaku, dan aku rindu dikota kelahiran ayahku, sekaligus bersilahturahmi dan berlibur disini." jawabku sambil tersenyum.
"ohh,benarkah??ujarnya kagum. "astaga, dari tadi aku tidak tahu namamu, betapa egois dan bodohnya aku yang terlalu asyik bercerita. maaf,kalau boleh tahu namamu siapa?"
tiba-tiba dari kejauhan terdengar teriakan kecil yang nyaring Rienami.
"Mamaaa...!!! Riena gadis kecilku berlari riang mengahmpiriku, menjemput dan mengajakku untuk pulang kerumah.
"maaf, aku harus buru-buru, suamiku sudah menunggu disana."
aku beranjak cepat meninggalkan tempat ini tanpa memberitahu namaku dan dia yang masih termanggu.
dari kejauhan seorang lelaki tegap tersenyum padaku. yach...laki-laki yang telah menghadiahiku gadis semata wayang. Rienami kecil.
terima kasih kak Fazi, meskipun hanya menyisakan sekeping hati ini untukmu tapi, akan selalu kujaga, sebaik engkau menjaga hatimu.
Padang, 14 Februari 2011, 17:36 WIB
Diposting oleh white butterfly di 00.02 0 komentar
Selasa, 06 September 2011
TEDDY BEAR
nggak sengaja pergi keruangan kamar tengah, lihat isi kamar yang ngingatin masa2 jaya dulu semasa muda..hahahah semuanya tertata rapi,kamarnya masih wangi,,nggak ada pernah orang lain masuk kekamar tengah ini,kecuali saya. saya jadi kangen waktu zaman-zaman sekolah dulu, waktu masih berkumpul bersama dengan keluarga yang lengkap....teman dan sahabat serta orang-orang yang saya sayangi...*nangis decwhhh dibalik boneka ini, ketangkap basah ama dedek yang tiba-tiba nyelonong masuk dan ambil gambar ini...hmmmmmm dan sekarang nggak sama seperti dulu,atmosfer nya berbedaaa dari tahun ke tahun :(
saya sangat merindukan kalian yang selalu terpatri di hati dan minda saya selamanya...
Diposting oleh white butterfly di 10.11 0 komentar
BORED
Diposting oleh white butterfly di 09.49 0 komentar











